Rumah produksi MAX Pictures selalu memberi hal yang spesial pada seri film Dilan adaptasi novel bestseller karya Pidi Baiq. Dari DILAN 1990 (2018), DILAN 1991 (2019) dan MILEA: SUARA DARI DILAN (2020) selalu menggelar gala premiere di kota Bandung.
Sebuah peristiwa bisa terjadi dan dilupakan. Tapi ketika dituliskan hal itu bisa abadi dan diingat. Seperti misalnya ketika peristiwa proklamasi kemerdekaan terjadi. Mungkin tidak banyak dari kita yang mengalami peristiwa ketika teks proklamasi dibacakan, tapi karena dituliskan banyak dari kita yang menjadi tahu kapan dan dimana peristiwa itu terjadi. Lewat banyak buku yang menuliskan tentang peristiwa proklamasi kemerdekaan itu kita berkenalan dengan Bung Karno, Bung Hatta, dan juga tokoh lainnya yang berperan penting dalam peristiwa tersebut.
Selain pemain baru, ada pula beberapa pemain yang sudah muncul dalam film Dilan sebelumnya, yaitu Ira Wibowo dan Bucek Depp sebagai orang tua Dilan.
Film Ancika 1995 akan segera melakukan proses pengambilan gambar di Bandung. Film adaptasi dari novel yang berjudul sama ini adalah kelanjutan dari kisah romansa semesta Dilan dan Milea. Para pemain film Ancika 1995 telah diumumkan baru baru ini. Deretan aktor-aktris muda tanah air yang masuk dalam jajaran pemain antara lain: Gracia JKT48, Daffa Wardhana, Kenzy Taulany, Kenes Andari, hingga aktor-aktris senior seperti Irgi Fahrezi dan Ira Wibowo.
Artis peran Arbani Yasiz diumumkan sebagai pemeran Dilan dalam film Ancika 1995. Arbani akan beradu peran dengan Zee JKT48 yang memerankan Ancika. Film produksi Panasdalam Picture itu diadaptasi dari novel berjudul sama karya Pidi Baiq. Kabar tersebut disampaikan oleh sutradara Benni Setiawan dalam konferensi pers di Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (2/4/2023).
Sutradara film Koboy Kampus, Tubagus Deddy, mengaku butuh enam tahun untuk melakukan riset terhadap grup musik The Panasdalam Bank sebelum menuangkan cerita mereka ke layar lebar.
Seniman serba bisa asal Bandung, Pidi Baiq dibuatkan film biografi tentang kehidupan masa mudanya di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB). Berjudul Koboy Kampus, film itu menceritakan bagaimana ayah Pidi Baiq dan beberapa temannya mengkritik pemerintahan Orde Baru dengan cara yang kreatif.
Jutaan bahkan film telah berhasil diciptakan dan ditonton untuk menghibur masyarakat Indonesia. Namun sayangnya, Indonesia saat ini masih kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk membuat film-film.
Terinspirasi kesuksesan film Dilan 1990 dan Dilan 1991, brand tas ternama Export menggelar pelatihan film pendek bersama sutradara, penulis skenario, penulis buku, dan musisi Pidi Baiq.
Puluhan milenial dari Kota Bandung berkesempatan untuk belajar membuat film langsung dari penulis dan kru film Dilan dalam workshop ‘Kelas Film Musim Hujan’. Kegiatan tersebut digelar oleh Brand Exsport dan The Panasdalammovies di Kantin Nasion The Panasdalam, Jalan Ambon, Kota Bandung, Minggu (14/4/2019) sore.